ARTIKEL
Santri Pondok Pesantren Darul Amanah Kendal Kunjungi Kantor BPKH Jakarta Selatan, Perdalam Pemahaman Peran dan Fungsi Pengelolaan Keuangan Haji
JAKARTA SELATAN – Santri Pondok Pesantren Darul Amanah Ngadiwarno, Sukorejo, Kabupaten Kendal melaksanakan kunjungan edukatif ke kantor (BPKH) yang berlokasi di Jakarta Selatan, pada Selasa (4/8/2026). Kegiatan yang berlangsung di Ballroom BJ Habibie, Lantai 2 tersebut menjadi bagian dari pembelajaran langsung bagi santri untuk mengenal tata kelola keuangan haji di Indonesia.

Dalam kegiatan tersebut, para santri mendapatkan materi dari dua narasumber, yakni Ibu Nurul Qoyimah selaku Kepala Divisi Hubungan Kelembagaan BPKH dan Pak Demmy R. Budiawan selaku Kepala Divisi Komunikasi Strategis BPKH. Keduanya menyampaikan pemaparan mengenai peran, fungsi, serta tugas strategis BPKH dalam mengelola keuangan haji secara profesional, transparan, akuntabel, dan sesuai prinsip syariah.

Pada kesempatan tersebut dijelaskan bahwa BPKH memiliki amanah untuk mengelola dana keuangan haji yang berasal dari setoran awal dan sumber lain yang sah. Dana tersebut dikelola melalui investasi yang aman dan sesuai dengan prinsip syariah sehingga memberikan nilai manfaat yang optimal bagi penyelenggaraan ibadah haji serta kemaslahatan umat Islam di Indonesia.
Selain membahas pengelolaan keuangan haji, para santri juga memperoleh wawasan mengenai pentingnya tata kelola lembaga yang berintegritas, manajemen risiko, akuntabilitas publik, serta pemanfaatan teknologi dalam mendukung pengelolaan dana haji. Materi tersebut memberikan pemahaman bahwa pengelolaan dana umat memerlukan profesionalisme, tanggung jawab, dan pengawasan yang kuat agar kepercayaan masyarakat tetap terjaga.
Kepala Divisi Hubungan Kelembagaan BPKH, Ibu Nurul Qoyimah, menjelaskan pentingnya membangun sinergi antara BPKH dengan berbagai lembaga pendidikan, termasuk pondok pesantren, agar generasi muda memahami sistem pengelolaan keuangan haji sejak dini. Sementara itu, Kepala Divisi Komunikasi Strategis BPKH, Pak Demmy R. Budiawan, menekankan pentingnya komunikasi yang terbuka dan edukatif kepada masyarakat sehingga informasi mengenai pengelolaan dana haji dapat dipahami secara benar.
Kunjungan ini disambut dengan antusias oleh para santri. Mereka aktif mengikuti sesi pemaparan dan diskusi dengan mengajukan berbagai pertanyaan mengenai mekanisme pengelolaan dana haji, investasi syariah, hingga manfaat yang dihasilkan bagi jamaah haji Indonesia.
Melalui kegiatan ini, diharapkan santri Pondok Pesantren Darul Amanah tidak hanya memperoleh wawasan mengenai penyelenggaraan ibadah haji, tetapi juga memahami pentingnya tata kelola keuangan publik yang amanah, transparan, dan profesional. Kunjungan edukatif ini menjadi pengalaman berharga dalam membentuk generasi muda yang memiliki literasi keuangan syariah, wawasan kebangsaan, serta kepedulian terhadap pengelolaan dana umat untuk kemaslahatan bersama.
