ARTIKEL

Juara Tingkat Jawa Tengah, DAFA Darul Amanah Kendal Taklukkan Walisongo Sragen 2–1 di Grand Final Football Santri

Posted by admin
22/10/2026 | 21:48 WIB

KENDAL — Kemenangan Darul Amanah Football Academy (DAFA) Pondok Pesantren Darul Amanah Kendal atas Pondok Pesantren Walisongo Sragen dengan skor 2–1 dalam ajang Football Santri RMI PWNU Jawa Tengah 2026 menjadi kado istimewa dalam momentum Hari Santri Nasional 2026. Kemenangan tersebut sekaligus menjadi simbol semangat santri dalam mengukir prestasi, mengembangkan potensi, dan mempersiapkan diri menuju Generasi Emas Indonesia 2045.

Pertandingan grand final yang berlangsung pada Kamis (22/10/2026) di Stadion Kebondalem, Kendal, mempertemukan dua tim pesantren yang berjuang memberikan penampilan terbaik. Dalam laga tersebut, DAFA Darul Amanah Kendal berhasil memastikan kemenangan melalui dua gol yang dicetak oleh Abdal Pinayungan Jabriel pada babak pertama dan Haidar Akfal pada babak kedua. Sementara itu, tim Walisongo Sragen berhasil mencetak satu gol, sehingga pertandingan berakhir dengan skor 2–1 untuk kemenangan DAFA.

Kemenangan ini menjadi kebanggaan bagi keluarga besar Pondok Pesantren Darul Amanah Kendal. Lebih dari sekadar hasil pertandingan, pencapaian tersebut menunjukkan bahwa santri mampu berkembang dan berprestasi dalam berbagai bidang, termasuk olahraga sepak bola. Nilai-nilai kedisiplinan, kerja keras, tanggung jawab, sportivitas, dan kerja sama tim yang ditanamkan melalui olahraga menjadi bagian penting dalam membentuk karakter generasi muda yang tangguh dan berdaya saing.

Prestasi DAFA Darul Amanah tidak hanya terlihat di tingkat regional. Darul Amanah FA juga pernah mengikuti kompetisi sepak bola tingkat ASEAN melalui Bali 7s di Bali serta membawa nama Indonesia dalam Singa Cup di Singapura, sebuah turnamen sepak bola usia muda tingkat Asia Pasifik. Pengalaman berkompetisi di ajang internasional tersebut menjadi bekal berharga bagi para pemain untuk meningkatkan kemampuan, memperluas pengalaman, dan membangun mental bertanding di tingkat yang lebih tinggi.

Keikutsertaan dalam kompetisi regional maupun internasional menunjukkan pentingnya pembinaan sepak bola di lingkungan pesantren. Santri tidak hanya dididik untuk memiliki pemahaman agama dan akhlak yang baik, tetapi juga diberikan ruang untuk mengembangkan bakat, keterampilan, dan potensi diri. Perpaduan pendidikan pesantren dan pembinaan olahraga diharapkan mampu melahirkan generasi yang sehat, disiplin, percaya diri, serta siap menghadapi tantangan masa depan.

Momentum Hari Santri Nasional 2026 menjadi pengingat bahwa santri memiliki peran strategis dalam perjalanan bangsa menuju Indonesia Emas 2045. Generasi Emas Indonesia tidak cukup hanya dibangun melalui kecerdasan akademik, tetapi juga membutuhkan karakter yang kuat, integritas, daya juang, kreativitas, serta kemampuan berkolaborasi. Dalam konteks tersebut, prestasi DAFA Darul Amanah menjadi salah satu gambaran kontribusi pesantren dalam menyiapkan generasi muda yang unggul dan kompetitif.

Melalui kemenangan di Football Santri RMI PWNU Jawa Tengah 2026, DAFA Darul Amanah Kendal diharapkan terus meningkatkan kualitas pembinaan, memperkuat mentalitas pemain, dan membuka peluang untuk berprestasi di kompetisi yang lebih luas. Pengalaman di Bali 7s dan Singa Cup juga menjadi modal penting untuk menumbuhkan keyakinan bahwa santri Indonesia mampu tampil dan bersaing di panggung internasional.

Kemenangan ini bukan sekadar kado untuk Hari Santri, melainkan juga pesan bahwa pesantren memiliki potensi besar dalam melahirkan generasi penerus bangsa yang berprestasi di berbagai bidang. Dengan dukungan lembaga pendidikan, pelatih, orang tua, dan masyarakat, para santri diharapkan terus tumbuh menjadi pribadi yang berilmu, berakhlak mulia, berprestasi, serta memiliki semangat pengabdian kepada agama, bangsa, dan negara.

ARTIKEL TERKAIT