ARTIKEL
Ulama Internasional dari Damaskus Suriah Kunjungi Pondok Pesantren Darul Amanah
SUKOREJO- Rabu, 25 Februari 2026 Pondok Pesantren Darul Amanah menerima kunjungan istimewa dari dua ulama internasional asal Damaskus, Suriah, yakni Syaikh Umar Muhammad Rojab Deeb dan Syaikh Amir Muhammad Rojab Deeb, pada Rabu, 25 Februari 2026. Kunjungan tersebut menjadi momentum penuh keberkahan bagi keluarga besar pesantren, khususnya para santri yang antusias menyambut kehadiran para masyayikh dari negeri Syam tersebut.
Acara yang digelar di Gedung pertemuan pesantren berlangsung khidmat. Dalam tausiyahnya, Syaikh Umar Muhammad Rojab Deeb menyampaikan doa dan harapan terbaik bagi para santri Pondok Pesantren Darul Amanah. Beliau mendoakan agar para santri kelak menjadi pemimpin masa depan yang amanah, berilmu, dan berakhlak mulia.
Beliau juga secara khusus mendoakan keberkahan untuk Pondok Pesantren Darul Amanah agar senantiasa menjadi pusat pendidikan Islam yang melahirkan generasi Qur’ani.Tidak hanya itu, Syaikh Umar juga memanjatkan doa untuk bangsa Indonesia agar senantiasa diberikan keamanan, persatuan, dan keberkahan oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala.
Dalam penyampaiannya, beliau menyinggung tentang keutamaan bulan suci Ramadan. “Pada hari ini kita melaksanakan puasa di bulan Ramadan,” ungkap beliau mengingatkan pentingnya menjalankan ibadah dengan penuh kesungguhan. Menurutnya, seorang muslim yang hakiki adalah mereka yang melaksanakan perintah Allah dan menjauhi segala larangan-Nya.
Beliau menegaskan bahwa puasa tidak hanya sebatas menahan lapar dan dahaga, tetapi juga menjaga diri dari segala hal yang dilarang agama. Ramadan merupakan bulan yang penuh keberkahan dan pahala, sehingga sudah semestinya diisi dengan amalan-amalan terbaik.
Syaikh Umar juga mengajak para santri untuk senantiasa istiqamah dalam melaksanakan amalan sunnah, seperti shalat tarawih, qiyamul lail, dan tahajud. Beliau memberikan contoh tentang kekhusyukan dalam shalat, yakni ketika hati sepenuhnya tertuju kepada Allah dan tidak lagi memikirkan urusan dunia.
Dalam tausiyahnya, beliau menyampaikan nasihat para ulama:
“Ungkapan tersebut berbunyi:
مَنْ أَرَادَ أَنْ يُكَلِّمَ اللَّهَ فَعَلَيْهِ بِتِلَاوَةِ الْقُرْآنِ
“Barang siapa yang ingin berlama-lama berbicara dengan Allah, maka bacalah Al-Qur’an.”
Beliau menjelaskan bahwa Al-Qur’an adalah firman Allah. Selama seorang mukmin rutin membaca, memahami kandungan, serta mengamalkan isinya, maka sesungguhnya ia sedang bersama Allah Ta’ala.
Lebih lanjut, beliau menekankan pentingnya tadabbur Al-Qur’an. Dengan tadabbur, seseorang mampu mengambil pelajaran dan mengamalkan isi Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari. Hal ini tentu berbeda dengan sekadar membaca atau menghafalkan tanpa memahami makna dan tafsirnya.
Di akhir tausiyah, Syaikh Umar dan Syaikh Amir mengajak seluruh santri untuk terus semangat belajar, memperdalam pemahaman Al-Qur’an, serta memaksimalkan ibadah di bulan Ramadan dengan amalan-amalan terbaik.
Kunjungan dua ulama dari Damaskus ini diharapkan menjadi penyemangat baru bagi seluruh civitas Pondok Pesantren Darul Amanah untuk terus meningkatkan kualitas keimanan, keilmuan, dan pengabdian kepada agama, bangsa, dan negara.
