Jan 272013
 

Emboen Imaji, penerbit karya tulis Fiksi

Sukorejo/da.com- Menulis atau mengarang merupakan salah satu hobi yang dilakukan oleh kebanyakan dari santri yang sedang menuntut ilmu di pondok pesantren. Dalam keadaan jenuh, santri bisa saja mencari hiburan misalnya dengan mengarang puisi, cerpen bahkan novel. Banyak dari alumni pesantren yang menjadi penya’ir atau penulis misalnya Gus Mus ( KH. Mustofa Bisri), Novelis seperti Habiburrohman El Sirazy, Ahmad Fuadi dan lain sebagainya. Pada Bulan Oktober lalu, Penerbit Karya fiksi yaitu Emboen Imaji dari semarang yang bekerja sama dengan penerbit Cupid mengadakan acara bedah novel di pondok pesantren Darul Amanah. Disamping bedah novel, dari redaktur Emboen Imaji juga memberi kesempatan bagi para santri untuk menyerahkan karyanya berupa Cerpen dan akan diseleksi. Cerpen -cerpen yang terpilih akan diterbitkan oleh Emboen Imaji sebagai antologi cerpen bersama dengan penulis- penulis Emboen Imaji yang sudah terkenal dan berpengalaman seperti Fina Af’idatun Nisa’ ( Novelis), R.G Dhay ( Novelis ), Maya Rosyidah ( Novelis) dan lain sebagainya. Ternyata bukan hanya pondok pesantren darul amanah yang mengikuti seleksi Cerpen ini, akan tetapi dari beberapa sekolah- sekolah umum di daerah semarang dan beberapa pondok pesantren dari  Jawa Tengah dan Jawa Timur. Adapun yang mengikuti seleksi antologi cerpen tersebut berjumlah ratusan anak/ santri dari berbagai sekolah dan pesantren. Dari santri darul amanah alhamdulillah ada 3 santri yang karya cerpenya terpilih dan Insyaallah akan diterbitkan oleh penerbit emboen imaji semarang dalam antologi cerpen bersama penulis emboen imaji , penulis dari matapena, dan penulis- penulis lainya. Mereka yang karyanya terpilih dan akan diterbitkan yaitu :

1. Rindu Bintang Pada Rembulan ( Cerpen ), Elya Fatimatur R. : PP Darul Amanah Sukorejo

2. Untaian Penyesalan ( Cerpen ) , Addin Nur Ilma : PP Darul Amanah Sukorejo

3. Gadis Kecil berjuang meraih kesuksesan ( Cerpen ) : Riyanti Widya Ningrum : PP Darul Amanah Sukorejo

Dari ketiga santri penulis tersebut semuanya adalah anggota KISSDA ( Komunitas Ilmiah dan Sastra Santri Darul Amanah yang telah banyak menuangkan karyanya di dalam antologi puisi kissda di pondok pesantren darul amanah, dan rutin mengisi mading di sekitar kampus pesantren dengan karya fiksinya.

Sorry, the comment form is closed at this time.