ARTIKEL

Kunjungi Kompas Gramedia Jakarta, Santri Darul Amanah Perkuat Budaya Literasi Melalui Program Ngaji Literasi

Posted by admin
31/07/2026 | 12:59 WIB

JAKARTA – Santri Pondok Pesantren Darul Amanah Sukorejo, Kendal, melaksanakan kunjungan edukatif ke Kantor Gedung Kompas Gramedia, Jakarta Pusat, pada Jumat, 31 Juli 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian studi edukasi yang bertujuan memperluas wawasan santri tentang dunia literasi, penerbitan, media, dan pentingnya budaya membaca sebagai bekal menghadapi tantangan zaman.

Kunjungan tersebut disambut hangat oleh tim Kompas Gramedia yang memperkenalkan berbagai aktivitas perusahaan, mulai dari proses penerbitan buku, pengembangan konten, hingga peran media dalam mencerdaskan kehidupan bangsa. Para santri juga mendapatkan kesempatan untuk berdialog secara langsung mengenai pentingnya literasi sebagai fondasi kemajuan pendidikan dan pembangunan karakter generasi muda.

Selain mengikuti sesi pemaparan, para santri diajak mengikuti office tour untuk melihat secara langsung proses kerja di lingkungan Kompas Gramedia. Dalam kesempatan tersebut, mereka memperoleh gambaran mengenai tahapan lahirnya sebuah buku, mulai dari proses seleksi naskah, penyuntingan (editing), desain tata letak dan ilustrasi, proses produksi, hingga strategi promosi dan pemasaran buku kepada masyarakat. Santri juga dikenalkan dengan berbagai divisi yang bekerja secara kolaboratif, seperti tim editorial, tim kreatif, tim promosi dan pemasaran, serta pengelolaan media digital yang berperan dalam menghadirkan karya-karya berkualitas bagi pembaca di seluruh Indonesia.

Melalui office tour tersebut, para santri memahami bahwa sebuah buku yang berkualitas lahir melalui proses panjang yang melibatkan banyak profesi dengan keahlian berbeda. Pengalaman ini memberikan inspirasi bahwa dunia literasi tidak hanya berkaitan dengan membaca dan menulis, tetapi juga membuka peluang karier di bidang penerbitan, media, desain, komunikasi, hingga industri kreatif.

Dalam kesempatan tersebut, para santri mengikuti sesi Ngaji Literasi, sebuah program inovatif yang diprakarsai oleh Gramedia sebagai salah satu penerbit terbesar di Indonesia. Program ini berfokus pada peningkatan minat baca sekaligus pengembangan budaya literasi di lingkungan pesantren.

Mengusung visi “Santri Maju, Indonesia Maju”, Ngaji Literasi hadir dengan komitmen membangun ekosistem literasi yang inklusif, produktif, dan berkelanjutan. Melalui program ini, Gramedia mendorong tumbuhnya budaya membaca, menulis, berdiskusi, serta memperluas akses terhadap buku dan sumber pengetahuan bagi para santri.

Pihak Gramedia menyampaikan bahwa pesantren memiliki potensi besar sebagai pusat pendidikan, pembentukan karakter, dan pengembangan ilmu pengetahuan. Oleh karena itu, penguatan literasi di lingkungan pesantren menjadi langkah strategis dalam mencetak generasi yang tidak hanya unggul dalam ilmu agama, tetapi juga memiliki wawasan luas, kemampuan berpikir kritis, dan siap menghadapi perkembangan global.

Kolaborasi antara dunia penerbitan dengan lembaga pendidikan pesantren diharapkan mampu melahirkan generasi santri yang gemar membaca, produktif berkarya, serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat. Sinergi ini juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia melalui penguatan budaya literasi sejak dini.

Ahmad Indratno, S.Pd., pendamping rombongan Pondok Pesantren Darul Amanah, menyampaikan apresiasi kepada Kompas Gramedia atas kesempatan belajar yang diberikan kepada para santri. Menurutnya, pengalaman tersebut menjadi motivasi bagi santri untuk semakin mencintai buku, memperkaya wawasan, serta menjadikan literasi sebagai bagian dari tradisi belajar di pesantren.

“Kami berharap kunjungan ini mampu menumbuhkan semangat membaca dan belajar sepanjang hayat. Santri tidak hanya mendalami ilmu-ilmu keislaman, tetapi juga terus mengembangkan pengetahuan umum, teknologi, dan berbagai disiplin ilmu lainnya melalui budaya literasi. Melalui office tour ini, santri juga memperoleh gambaran nyata tentang bagaimana sebuah buku lahir dan sampai ke tangan pembaca, sehingga diharapkan mampu memotivasi mereka untuk menjadi penulis, editor, maupun insan literasi di masa depan,” ungkapnya.

Kegiatan berlangsung dengan penuh antusias. Para santri mengikuti setiap sesi dengan semangat, mengajukan berbagai pertanyaan, serta memperoleh inspirasi mengenai pentingnya membaca sebagai jendela dunia. Melalui kunjungan ini, Pondok Pesantren Darul Amanah kembali menegaskan komitmennya dalam membentuk generasi santri yang religius, berkarakter, berwawasan luas, serta siap menjadi pemimpin masa depan yang mampu memberikan kontribusi bagi kemajuan bangsa Indonesia.

ARTIKEL TERKAIT