ARTIKEL

Kasdim 0715 Kendal: Perjusami KKRI Jadi Wadah Membentuk Generasi Disiplin dan Berjiwa Bela Negara

Posted by admin
08/08/2026 | 22:03 WIB

Kendal – Pondok Pesantren Darul Amanah, Ngadiwarno, Sukorejo, Kendal, menggelar Pembukaan Perkemahan Jumat Sabtu Minggu (Perjusami) Korps Kadet Republik Indonesia (KKRI) pada Sabtu, 8 Agustus 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Lapangan Bumi Perkemahan Pondok Pesantren Darul Amanah dan diikuti oleh peserta didik dari Gugus Depan Pramuka Madrasah Aliyah (MA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Pondok Pesantren Darul Amanah.

Pembukaan Perjusami KKRI dihadiri oleh Pimpinan Pondok Pesantren Darul Amanah KH. Mas’ud Abdul Qodir beserta jajaran pimpinan, kepala madrasah dan sekolah, serta Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Sukorejo.

Bertindak sebagai Inspektur Upacara, Kasdim 0715 Kendal Mayor Inf Cosmos Joko Kristanto. Kehadiran jajaran pimpinan dan unsur Forkopimcam tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap upaya pembinaan generasi muda melalui pendidikan karakter, kedisiplinan, kepemimpinan, serta wawasan kebangsaan.

Perjusami KKRI menjadi salah satu rangkaian pembinaan generasi muda yang diarahkan untuk membentuk pribadi yang disiplin, bertanggung jawab, memiliki jiwa kepemimpinan, serta menumbuhkan kecintaan terhadap bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Gugus Depan Pramuka MA dan SMK Pondok Pesantren Darul Amanah mengikuti kegiatan KKRI sebagai bagian dari pembinaan karakter dan penguatan semangat bela negara bagi para peserta didik.

KKRI merupakan wadah pembinaan generasi muda, khususnya pelajar tingkat SMA/SMK, yang menitikberatkan pada pembentukan karakter, kedisiplinan, kepemimpinan, tanggung jawab, kebersamaan, serta wawasan kebangsaan.

Rangkaian kegiatan KKRI telah dimulai sejak Jumat, 7 Agustus 2026. Para peserta terlebih dahulu mengikuti proses berkumpul, registrasi, serta pemeriksaan kesehatan (Rikes).

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pengorganisasian peserta dan yel-yel untuk membangun kekompakan serta semangat kebersamaan. Peserta juga melaksanakan salat Ashar, pembekalan dari Pasiter dan staf, serta materi Bela Negara.

Pada malam hari, peserta mendapatkan materi kepemimpinan. Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan bimbingan dan pembinaan malam (Bimsuh), apel malam, dan istirahat.

Memasuki kegiatan berikutnya, peserta dibiasakan memulai aktivitas sejak dini hari dengan bangun pagi dan melaksanakan salat Subuh berjamaah. Setelah itu, peserta mengikuti senam pagi Anak Indonesia Hebat, pembersihan diri dan lingkungan, makan pagi, serta apel pagi.

Pembinaan kemudian dilanjutkan dengan materi Sejarah Perjuangan Bangsa dan Pancasila. Materi tersebut menjadi bagian penting dalam memperkuat wawasan kebangsaan sekaligus menanamkan pemahaman mengenai nilai-nilai dasar kehidupan berbangsa dan bernegara.

Selain pembinaan mental dan wawasan kebangsaan, peserta KKRI juga mendapatkan berbagai materi dan keterampilan praktis.

Materi pembekalan meliputi Wawasan Nusantara dan Bela Negara, serta berbagai keterampilan seperti Peraturan Baris-Berbaris (PBB), Peraturan Penghormatan Militer (PPM), pengenalan pioner, survival, dan Pertolongan Pertama pada Kecelakaan (P3K).

Berbagai kegiatan praktik tersebut dirancang untuk melatih kedisiplinan, ketangkasan, kemandirian, keberanian, kemampuan memecahkan masalah, serta kerja sama antarpeserta.

Peserta juga mengikuti praktik lapangan dan berbagai kegiatan fun game (outbond) yang dikemas untuk membangun kekompakan, komunikasi, solidaritas, dan semangat kebersamaan.

Pada malam hari, peserta mengikuti kegiatan “Api Semangat Bela Negara” berupa api unggun. Kegiatan tersebut menjadi salah satu momentum untuk memperkuat rasa persaudaraan, kebersamaan, dan kecintaan terhadap bangsa dan negara.

Setelah kegiatan api unggun, rangkaian pembinaan dilanjutkan dengan apel malam dan istirahat.

Pada rangkaian akhir kegiatan, peserta kembali mengawali aktivitas dengan bangun pagi dan melaksanakan salat Subuh. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan senam pagi dan permainan, pembersihan diri serta lingkungan, makan pagi, dan evaluasi seluruh rangkaian kegiatan.

Melalui keikutsertaan dalam KKRI, Gugus Depan Pramuka MA dan SMK Pondok Pesantren Darul Amanah diharapkan tidak hanya mampu meningkatkan keterampilan dan kedisiplinan peserta didik, tetapi juga membentuk generasi muda yang memiliki karakter kuat, jiwa kepemimpinan, rasa tanggung jawab, semangat persatuan, serta kesadaran untuk menjaga dan membangun NKRI.

Kegiatan Perjusami KKRI ini sekaligus menjadi bagian dari ikhtiar Pondok Pesantren Darul Amanah dalam memberikan pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter, kepemimpinan, kedisiplinan, wawasan kebangsaan, kemandirian, dan kesiapan generasi muda menghadapi tantangan masa depan.

Dengan semangat “Bela Negara, Disiplin, Kepemimpinan, dan Kebersamaan”, para peserta KKRI diharapkan mampu membawa nilai-nilai yang diperoleh selama kegiatan untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan pesantren, sekolah, keluarga, maupun masyarakat.

Pembukaan Perjusami KKRI di Bumi Perkemahan Pondok Pesantren Darul Amanah pun menjadi momentum penting untuk menanamkan semangat generasi muda yang berkarakter, cinta tanah air, disiplin, bertanggung jawab, serta memiliki komitmen untuk berkontribusi positif bagi bangsa dan negara.

ARTIKEL TERKAIT