ARTIKEL

Estafet Tunas Kelapa Etape 2, Pramuka Darul Amanah Lanjutkan Semangat Persaudaraan

Posted by admin
05/09/2026 | 08:27 WIB

Kendal, 4 September 2026 — Semangat persaudaraan dan pengabdian Gerakan Pramuka kembali diwujudkan melalui pelaksanaan Estafet Tunas Kelapa (ETK) di wilayah Kabupaten Kendal, Jawa Tengah. Kegiatan yang menjadi tradisi kirab lambang kepramukaan ini berlangsung dengan penuh semangat dan khidmat, melibatkan para anggota Pramuka dari berbagai gugus depan.

Estafet Tunas Kelapa merupakan tradisi kirab lambang tunas kelapa dari satu wilayah ke wilayah lainnya yang diselenggarakan oleh Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka. Kegiatan tersebut tidak sekadar menjadi perjalanan membawa simbol organisasi, tetapi juga mengandung pesan tentang kesinambungan perjuangan, regenerasi, persatuan, serta semangat pengabdian anggota Pramuka kepada masyarakat, bangsa, dan negara.

Pada Jumat, 4 September 2026, rombongan Etape 2 yang berasal dari Gugus Depan 12.117–12.118, 12.39–12.40, dan 12.141–12.142 Pramuka Pondok Pesantren Darul Amanah turut mengambil bagian dalam perjalanan Estafet Tunas Kelapa.

Rombongan Etape 2 mengawali perjalanan dari wilayah Selokaton. Dalam prosesi tersebut, para anggota Pramuka membawa amanah tunas kelapa sebagai lambang Gerakan Pramuka untuk diteruskan menuju wilayah berikutnya.

Perjalanan kemudian dilanjutkan menuju GOR Pondok Pesantren Darul Amanah. Setibanya di lokasi, dilaksanakan prosesi persemaian tunas kelapa sebagai bagian penting dari rangkaian ETK.

Prosesi persemaian berlangsung secara khidmat dan penuh penghormatan. Kegiatan tersebut dipimpin oleh Kak H. Sutadi L., S.Pd., M.S.I., selaku Waka Wirausaha Kwarcab Kendal.

Simbol Kesinambungan dan Pengabdian

Tunas kelapa yang menjadi simbol Gerakan Pramuka memiliki makna yang kuat. Sebagaimana pohon kelapa yang memiliki banyak manfaat dan dapat tumbuh di berbagai kondisi, anggota Pramuka diharapkan memiliki karakter tangguh, mampu beradaptasi, bermanfaat bagi sesama, serta terus tumbuh dalam semangat pengabdian.

Melalui Estafet Tunas Kelapa, nilai-nilai tersebut diwujudkan dalam sebuah perjalanan yang menghubungkan satu kwartir dengan kwartir lainnya. Setiap rombongan yang menerima tunas kelapa memiliki tanggung jawab untuk menjaga, membawa, dan menyerahkannya kepada rombongan berikutnya.

Rangkaian ETK tersebut menjadi momentum untuk mempererat persaudaraan antaranggota Pramuka, sekaligus menanamkan semangat gotong royong, disiplin, tanggung jawab, dan cinta tanah air.

Dilanjutkan Menuju Plantungan

Setelah melaksanakan prosesi di GOR Pondok Pesantren Darul Amanah, perjalanan Estafet Tunas Kelapa akan kembali dilanjutkan pada Sabtu, 5 September 2026.

Rombongan dijadwalkan mulai bergerak pada pukul 13.00 WIB, dengan titik awal dari GOR Darul Amanah menuju SMP Negeri 01 Plantungan.

Setibanya di SMP Negeri 01 Plantungan, tunas kelapa akan diserahkan kepada Kwartir Ranting (Kwarran) Plantungan untuk melanjutkan estafet ke wilayah berikutnya.

Estafet tersebut menjadi gambaran nyata bahwa semangat kepramukaan tidak berhenti pada satu tempat maupun satu generasi. Tunas kelapa terus bergerak dari tangan ke tangan, membawa pesan persaudaraan dan pengabdian yang menjadi bagian penting dari jati diri Gerakan Pramuka.

Dengan semangat “Satyaku Kudarmakan, Darmaku Kubaktikan”, perjalanan Estafet Tunas Kelapa diharapkan mampu menjadi pengingat bagi seluruh anggota Pramuka untuk terus berkarya, mengabdi, dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Bagi Pramuka Pondok Pesantren Darul Amanah, keterlibatan dalam ETK menjadi bagian dari pengalaman pendidikan kepramukaan yang tidak hanya membentuk kedisiplinan dan ketangguhan, tetapi juga menanamkan nilai kebersamaan, tanggung jawab, serta kecintaan terhadap tanah air.

Tunas kelapa terus berestafet, semangat Pramuka terus mengakar, dan pengabdian terus tumbuh untuk Indonesia.

ARTIKEL TERKAIT