ARTIKEL
Empat Pendidik Darul Amanah Lolos TOT Pemantapan Nilai-Nilai Kebangsaan Lemhannas RI Angkatan 40

Jakarta, 26 Agustus 2026 — Kabar membanggakan datang dari Pondok Pesantren Darul Amanah. Empat pendidik dari lingkungan Darul Amanah berhasil melewati proses seleksi dan dipercaya menjadi peserta Pelatihan untuk Pelatih (Training of Trainer/TOT) Pemantapan Nilai-Nilai Kebangsaan (PPNK) Lemhannas RI Angkatan ke-40.

Keempat perwakilan tersebut terdiri atas Mansyur, S.Pd. dan Sa’ib, S.Pd. dari MTs Darul Amanah, Rosi Triandani, M.Pd. dari MA Darul Amanah, serta Mustain, M.Pd. dari STAIDA Kendal. Keikutsertaan mereka menjadi sebuah pencapaian tersendiri sekaligus membawa nama lembaga pendidikan Darul Amanah ke tingkat nasional.
Pelatihan yang berlangsung di Gedung Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia (Lemhannas RI), Jakarta, ini digelar selama delapan hari, mulai 26 Agustus hingga 3 September 2026. Para peserta merupakan individu terpilih dari berbagai latar belakang, termasuk kalangan akademisi, aparatur sipil negara, tokoh masyarakat, dan unsur kelembagaan dari berbagai daerah di Indonesia.
Program PPNK merupakan bagian dari upaya strategis Lemhannas RI dalam memperkuat karakter dan wawasan kebangsaan. Melalui kegiatan ini, peserta tidak hanya mendapatkan pemahaman mengenai nilai-nilai dasar kehidupan bernegara, tetapi juga dipersiapkan untuk menjadi pelatih yang mampu menyebarluaskan semangat kebangsaan kepada masyarakat.
Dalam pelaksanaannya, peserta mendapatkan penguatan terhadap empat konsensus dasar bangsa, yakni Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika. Keempat nilai tersebut menjadi landasan penting dalam menjaga persatuan, kebinekaan, serta keutuhan bangsa di tengah berbagai perubahan dan tantangan zaman.
Selain materi dasar kebangsaan, pelatihan juga membahas sejumlah isu strategis, antara lain Wawasan Nusantara, Ketahanan Nasional, Kepemimpinan Nasional, dan Kewaspadaan Nasional. Pembekalan tersebut diarahkan untuk meningkatkan pemahaman peserta terhadap geopolitik dan geostrategi Indonesia, memperkuat daya tahan bangsa, membangun karakter kepemimpinan yang berintegritas, serta meningkatkan kemampuan menghadapi berbagai potensi ancaman terhadap stabilitas nasional.
Peserta juga memperoleh wawasan mengenai perjalanan sejarah bangsa, revolusi mental, serta dinamika lingkungan strategis nasional dan global. Berbagai materi tersebut dirancang untuk membentuk pribadi yang memiliki karakter kebangsaan kuat dan mampu berkontribusi dalam mendukung cita-cita Indonesia Emas 2045.
Bagi Pondok Pesantren Darul Amanah, keikutsertaan empat pendidik dalam program nasional ini diharapkan tidak berhenti pada pencapaian personal. Pengetahuan, pengalaman, dan jejaring yang diperoleh selama pelatihan diharapkan dapat diterapkan kembali dalam proses pendidikan dan pengabdian, khususnya dalam menanamkan nilai-nilai kebangsaan kepada santri, mahasiswa, dan masyarakat.
Keikutsertaan tersebut juga menjadi momentum untuk memperkuat peran pendidik sebagai agen pembentukan karakter generasi muda. Dengan bekal yang diperoleh dari Lemhannas RI, para peserta diharapkan mampu menjadi pelatih sekaligus teladan dalam menumbuhkan semangat persatuan, nasionalisme, toleransi, dan kecintaan terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Prestasi ini menjadi bukti bahwa lingkungan pendidikan Darul Amanah terus berupaya meningkatkan kapasitas sumber daya manusianya. Semoga kiprah keempat peserta dalam TOT PPNK Lemhannas RI Angkatan ke-40 dapat memberikan manfaat yang luas serta menjadi kontribusi nyata dalam mencetak generasi Indonesia yang unggul, berkarakter, berintegritas, dan memiliki semangat kebangsaan yang kokoh.
