ARTIKEL
Wakil Rektor I Unwahas Lakukan Kunjungan ke Ponpes Darul Amanah, Perkuat Kerja Sama Pendidikan dan Penelitian
Kendal, 24 April 2026 — Universitas Wahid Hasyim Semarang (Unwahas) terus memperluas jaringan kerja sama di bidang pendidikan dan penelitian. Hal ini ditandai dengan kunjungan Wakil Rektor I Unwahas, Dr. Nur Cholid, M.Ag., M.Pd, didampingi para dekan dan dosen Universitas Wahid Hasyim Semarang ke Pondok Pesantren Darul Amanah, Sukorejo, Kendal, pada Jumat (24/04/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Gedung Tahfidz Pondok Pesantren Darul Amanah tersebut menjadi momentum penting dalam menjalin sinergi antara perguruan tinggi dan lembaga pendidikan pesantren. Rombongan Wakil Rektor I Unwahas disambut langsung oleh Pimpinan Pondok Pesantren Darul Amanah, KH. Mas’ud Abdul Qodir, H. Muhammad Adib, Lc, MA, H. Muhammad Fatwa, M.S.I beserta jajaran pengurus pesantren.
Dalam kesempatan tersebut, tim dosen Unwahas memaparkan dua program penelitian yang akan dilaksanakan di lingkungan pesantren.
Penelitian pertama berjudul “Kajian Fiqh Pangan melalui Produksi Pangan Fungsional dari Modifikasi Tepung dan Fermentasi dengan Mikroba Lokal” yang diketuai oleh Dr. Iman Fadhilah, S.HI., M.SI, dengan anggota peneliti yaitu Prof. Dr. H. Mudzakkir Ali, MA, Dr. Ifada Retno E, M.Ag, Farikha Maharani, ST, MT, dr. Fatinah, M.Biomed., AIFO-K, serta Ayu Shabrina, S.Farm, M.Si., Apt.
Sementara itu, penelitian kedua berjudul “Model Ekonomi Sirkular di Pesantren Pesisir melalui Transformasi Food Loss and Waste” dipimpin oleh Dr. Muhamad Takhim, SE., M.SI, dengan anggota tim yang terdiri dari Dr. Nur Cholid, M.Ag., M.Pd, Dr. Nor Hadi, SE, M.Si, Akt, CA, CRA, CRP, CSRS, Dr. Khanifah, SE., M.Si., Akt, Dr. Agus Riyanto, S.IP., M.Si, dan Dr. Nur Rois, M.Pd.I.
Kedua penelitian tersebut diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata, baik dalam pengembangan keilmuan berbasis pesantren maupun dalam pemberdayaan masyarakat, khususnya di bidang pangan dan ekonomi berkelanjutan. Selain itu, kolaborasi ini juga menjadi langkah konkret dalam mengintegrasikan nilai-nilai keislaman dengan inovasi ilmiah.
Dalam sambutannya, Dr. Nur Cholid menyampaikan bahwa kunjungan ini merupakan bagian dari upaya Unwahas untuk memperkuat kolaborasi dengan pesantren, khususnya dalam pengembangan pendidikan berbasis keislaman dan riset yang aplikatif.
“Pesantren memiliki potensi besar dalam pengembangan keilmuan, baik di bidang keagamaan maupun pemberdayaan masyarakat. Melalui kerja sama ini, kami berharap dapat saling mendukung dalam pelaksanaan pendidikan dan penelitian yang bermanfaat,” ujarnya.
Sementara itu, H. Muhammad Fatwa, M.Si menyambut baik inisiatif kerja sama tersebut. Ia menyampaikan bahwa Pondok Pesantren Darul Amanah terbuka untuk berkolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk perguruan tinggi, dalam rangka meningkatkan kualitas pendidikan santri.
“Kami berharap kerja sama ini dapat memberikan kontribusi nyata, baik bagi pengembangan keilmuan santri maupun bagi masyarakat luas,” ungkapnya.
Dengan adanya kunjungan ini, diharapkan hubungan antara Unwahas dan Pondok Pesantren Darul Amanah dapat terus terjalin dengan baik dan memberikan dampak positif bagi kedua belah pihak, khususnya dalam pengembangan pendidikan dan penelitian berbasis nilai-nilai keislaman.
