ARTIKEL

Santri Darul Amanah Kendal Pelajari Tata Kelola Obat Herbal Dunia di Thailand melalui Program ILEAD

Posted by admin
21/05/2026 | 11:25 WIB

PATTAYA – Delegasi santri dari Pondok Pesantren Darul Amanah melaksanakan kunjungan studi ilmiah ke Erawadee, salah satu pusat pengembangan obat herbal terkemuka di Thailand. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian program International Leadership and Development Program (ILEAD), sebuah program kaderisasi kepemimpinan global yang dirancang untuk membentuk generasi pemimpin masa depan pesantren.

Kunjungan yang berlangsung di Pattaya, Thailand, itu memberikan pengalaman langsung kepada para santri dalam mempelajari pengelolaan industri herbal modern berbasis kearifan lokal. Para peserta tidak hanya memperoleh wawasan tentang dunia kesehatan tradisional, tetapi juga mempelajari bagaimana ilmu pengetahuan, manajemen profesional, dan nilai budaya dapat dipadukan dalam industri berskala internasional.

Dalam agenda tersebut, para santri mendapatkan penjelasan mengenai sistem produksi herbal di Erawadee yang dikenal menggabungkan resep tradisional dengan teknologi farmasi modern. Industri herbal yang berada di bawah patronase Kerajaan Thailand itu dinilai berhasil mempertahankan nilai-nilai pengobatan alami sekaligus memenuhi standar mutu global.

Salah satu fokus pembelajaran santri adalah mengenai standardisasi kualitas produk herbal secara menyeluruh. Para peserta diajak memahami proses pengelolaan tanaman obat organik mulai dari budidaya di kawasan Kanchanaburi hingga tahapan produksi dan ekstraksi yang higienis. Pendekatan tersebut memberikan perspektif baru bagi para santri dalam memahami konsep Thibbun Nabawi atau pengobatan ala Nabi yang dapat dikontekstualisasikan dengan perkembangan sains modern.

Selain aspek kesehatan dan produksi herbal, santri juga mempelajari sistem manajemen industri dan strategi komunikasi global yang diterapkan oleh Erawadee. Mereka melihat secara langsung bagaimana industri lokal mampu berkembang dan menembus pasar internasional melalui tata kelola profesional, sertifikasi produk berstandar dunia, serta pelayanan edukasi multibahasa bagi para pengunjung dari berbagai negara.

Program ILEAD sendiri dirancang untuk memperluas wawasan santri dalam bidang kepemimpinan, pengembangan diri, dan jejaring internasional. Melalui kunjungan tersebut, para peserta diharapkan mampu mengambil inspirasi dalam membangun kemandirian pesantren, khususnya dalam pengembangan sektor kesehatan herbal dan pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) di lingkungan pesantren.

Mukhrodi, M.Pd Pihak pendamping program menyampaikan bahwa pengalaman belajar lintas negara seperti ini penting untuk membentuk karakter santri yang adaptif, inovatif, dan siap menghadapi tantangan global tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman dan tradisi pesantren.

“Kegiatan ini menjadi bagian dari ikhtiar pesantren dalam menyiapkan generasi khairu ummah yang tidak hanya kuat dalam tafaqquh fiddin, tetapi juga memiliki wawasan internasional, kemandirian, dan kemampuan beradaptasi dengan perkembangan ilmu pengetahuan,” ujarnya.

Melalui rihlah ilmiah tersebut, para santri Darul Amanah diharapkan mampu membawa pulang pengalaman dan inspirasi baru untuk diterapkan dalam pengembangan pesantren, baik di bidang pendidikan, kesehatan, maupun pemberdayaan ekonomi berbasis potensi lokal

ARTIKEL TERKAIT