ARTIKEL

Konsolidasi dan Koordinasi Operator MI se-Kabupaten Kendal Digelar di Pondok Pesantren Darul Amanah

Posted by admin
12/02/2026 | 10:25 WIB

Kendal, 12 Februari 2026 – Seluruh operator Madrasah Ibtidaiyah (MI) se-Kabupaten Kendal mengikuti kegiatan Konsolidasi dan Koordinasi yang diselenggarakan pada Kamis (12/2/2026) di Pondok Pesantren Darul Amanah.

Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi, meningkatkan profesionalitas, serta memastikan validitas dan pembaruan data madrasah secara berkelanjutan.

Acara ini dihadiri oleh seluruh operator MI dari berbagai kecamatan di Kabupaten Kendal. Kegiatan berlangsung dengan penuh antusiasme, mengingat peran strategis operator dalam mendukung tata kelola administrasi dan sistem informasi madrasah.

Dalam sambutannya, Subiyono selaku Ketua Kelompok Kerja Madrasah (KKM) MI Kemenag Kabupaten Kendal menegaskan pentingnya peran operator dalam kemajuan lembaga pendidikan. Ia mengibaratkan kepala madrasah sebagai nahkoda kapal, sementara operator adalah mesin penggeraknya.

“Kepala sekolah adalah nahkoda, sedangkan operator adalah mesinnya. Jika mesin tidak berjalan dengan baik, maka kapal tidak akan bisa berlayar dengan sempurna,” ungkapnya.

Lebih lanjut, H.Subiyono, S.Ag, M.Pd.I menekankan bahwa operator memiliki peran vital sebagai gerbang informasi dan kesejahteraan guru. Berbagai informasi penting dari Kementerian Agama, termasuk terkait tunjangan, bantuan, maupun kebijakan terbaru, sangat bergantung pada ketepatan dan kecepatan operator dalam mengelola serta memperbarui data.

“Operator menjadi gerbang kesejahteraan guru. Informasi dari Kemenag dan berbagai program lainnya tersampaikan dengan baik karena kerja teliti dan tanggung jawab operator,” tambahnya.

Dalam kegiatan ini juga ditegaskan bahwa wajah madrasah salah satunya tercermin dari kualitas pengelolaan datanya. Data yang valid, akurat, dan terbarukan menjadi kunci dalam perencanaan program, pencairan bantuan, hingga pengambilan kebijakan.

Beberapa poin penting yang menjadi fokus dalam konsolidasi ini antara lain:

  1. Pentingnya validitas dan akurasi data madrasah
  2. Pembaruan (update) data sekolah dan siswa secara berkelanjutan
  3. Pengisian dan pembaruan data EMIS sesuai jadwal yang telah ditentukan
  4. Peningkatan kapasitas operator dalam penguasaan teknologi dan aplikasi terbaru
  5. Membangun budaya kolaborasi antara operator, guru, kepala madrasah, serta instansi terkait
    Para peserta juga diingatkan untuk terus memperbarui pengetahuan di bidang teknologi informasi.
  6. Perkembangan sistem dan aplikasi pendidikan yang semakin dinamis menuntut operator untuk adaptif serta terus meningkatkan kompetensinya.

Kegiatan konsolidasi ini diharapkan mampu memperkuat koordinasi antar-operator MI se-Kabupaten Kendal, sehingga tercipta sistem pengelolaan data yang lebih tertib, akurat, dan terintegrasi.

Dengan kolaborasi yang solid antara operator, guru, kepala madrasah, dan Kementerian Agama, mutu layanan pendidikan madrasah di Kabupaten Kendal diharapkan semakin meningkat.

ARTIKEL TERKAIT