ARTIKEL

Amaliyah Tadris Darul Amanah: Mencetak Santri Menjadi Calon Pendidik Profesional dan Berkualitas

Posted by admin
20/01/2026 | 11:41 WIB

Ngadiwarno, Sukorejo, Kendal — Pondok Pesantren Darul Amanah Ngadiwarno Sukorejo Kendal terus berupaya mencetak santri yang tidak hanya unggul dalam keilmuan, tetapi juga memiliki kompetensi sebagai pendidik profesional dan berkualitas. Salah satu program unggulan yang dirancang untuk mewujudkan hal tersebut adalah kegiatan Praktek Mengajar (Amaliyah Tadris/Micro Teaching) yang diwajibkan bagi seluruh santri akhir.

Kegiatan Amaliyah Tadris ini dilaksanakan selama 12 hari, mulai Senin hingga Ahad, 19–25 Januari 2026. Sebelum pelaksanaan praktek mengajar, para santri akhir terlebih dahulu mengikuti pengarahan serta ujian Tarbiyah Amaliyah, sebagai bekal dasar untuk memahami konsep pembelajaran, strategi mengajar, pengelolaan kelas, serta etika seorang pendidik profesional.

Dalam rangka menunjang kualitas pelaksanaan praktek mengajar, para santri diwajibkan melakukan persiapan yang matang. Tahapan persiapan tersebut meliputi penguasaan materi pelajaran, penyusunan I’dad (rencana pembelajaran), pengajuan dan konsultasi I’dad kepada guru pamong, berdiskusi dengan ustadz dan ustadzah pengajar mata pelajaran terkait, menyiapkan media pembelajaran, hingga melakukan revisi I’dad apabila masih ditemukan kekeliruan dalam sistematika maupun langkah pembelajaran. Pesantren memberikan waktu tiga hari khusus bagi santri akhir untuk mempersiapkan seluruh kebutuhan tersebut sebelum hari pelaksanaan.

Pelaksanaan praktek mengajar ini menjadi pengalaman berharga bagi para santri akhir. Beragam ekspresi terlihat usai mereka keluar dari kelas, mulai dari rasa haru dan lega hingga kekecewaan akibat masih adanya langkah pembelajaran yang terlewat. Namun demikian, seluruh proses tersebut menjadi bagian penting dari pembentukan mental dan profesionalisme seorang calon pendidik.

Salah satu guru pamong, Asih Suryani, S.Pd., menyampaikan bahwa Amaliyah Tadris merupakan sarana pembelajaran nyata untuk menumbuhkan sikap profesional pada diri santri.

“Melalui praktek mengajar ini, santri dilatih untuk merencanakan pembelajaran secara sistematis, menyampaikan materi dengan baik, serta siap menerima evaluasi. Inilah proses awal dalam mencetak pendidik yang profesional dan berkualitas,” tuturnya.

Dengan terselenggaranya kegiatan Amaliyah Tadris ini, Pondok Pesantren Darul Amanah berharap para santri akhir memiliki kesiapan akademik, pedagogik, dan mental yang kuat, sehingga mampu berkiprah sebagai pendidik yang profesional, berkualitas, dan bermanfaat bagi umat serta masyarakat luas.

ARTIKEL TERKAIT