ARTIKEL
Tingkatkan Budaya Membaca, KBC dan KISSDA Sukses Gelar Kegiatan Literasi di Perpusda Kendal
Kendal — Komunitas Kendal Book Circle (KBC) bersama Komunitas Ilmiah dan Sastra Darul Amanah (KISSDA) kembali sukses menyelenggarakan kegiatan literasi rutin pada Ahad, 30 November 2025. Kegiatan berlangsung di ruang serbaguna lantai 2 Perpustakaan Daerah Kabupaten Kendal, dan diikuti sekitar 30 santri yang memiliki kepedulian tinggi terhadap budaya membaca.

Perpustakaan Daerah Kabupaten Kendal (Perpusda Kendal), yang dikelola oleh Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Kendal, dikenal sebagai salah satu perpustakaan terbaik di Indonesia. Fasilitas dan layanannya yang lengkap menjadikannya ruang belajar publik yang inklusif dan ramah bagi semua kalangan.

Perpusda Kendal menyediakan berbagai layanan untuk masyarakat, di antaranya: Layanan Sirkulasi, Layanan Anak, Layanan Referensi, Layanan Internet, Layanan Pemustaka Disabilitas, Layanan Audio Visual, Layanan Perpustakaan Keliling, Layanan Pembinaan Perpustakaan dan Perpustakaan Digital (I Kendal)
Selain itu, Perpusda Kendal juga aktif berkolaborasi dengan berbagai instansi, organisasi, komunitas, dan kelompok masyarakat dalam rangka mendorong terciptanya karya-karya kreatif di bidang literasi.

Dalam kegiatan literasi kali ini, para santri membaca buku secara mandiri dengan penuh antusias. Setelah sesi membaca, mereka berdiskusi untuk memaparkan review dan pemahaman masing-masing terhadap buku yang telah mereka baca. Kegiatan ini bertujuan menumbuhkan kemampuan berpikir kritis sekaligus memperkuat budaya literasi di kalangan santri.
Tidak hanya membaca, para santri juga diajak menikmati fasilitas bioskop mini yang menjadi salah satu layanan favorit di Perpusda Kendal. Suasana menonton bersama ini menciptakan pengalaman baru yang menyenangkan bagi peserta.
Kegiatan dilanjutkan dengan room tour ke berbagai sudut perpustakaan. Para santri diperlihatkan beragam fasilitas Perpusda, sekaligus mendapatkan penjelasan mengenai fungsi dan layanan yang disediakan di setiap ruangan.
Hesan, M.Pd, selaku pembina KISSDA menyampaikan apresiasinya terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia menegaskan bahwa kolaborasi ini merupakan langkah penting dalam membangun budaya literasi yang kuat di kalangan santri. Menurutnya, perpustakaan adalah ruang yang harus dimanfaatkan seoptimal mungkin sebagai pusat belajar, eksplorasi, dan pengembangan wawasan.
“Kegiatan literasi seperti ini sangat penting untuk menumbuhkan kebiasaan membaca sekaligus membangun karakter santri yang berpikir kritis, kreatif, dan terbuka terhadap ilmu pengetahuan. Kami berharap sinergi dengan Perpusda Kendal dapat terus berlanjut,” ujar Hesan.
