ARTIKEL

Talkshow Penulisan di Darul Amanah: Berbicara dan Menulis Buku Sama Pentingnya

Posted by admin
20/01/2026 | 09:41 WIB

Darul Amanah, Jum’at, 16 Januari 2026 — Pondok Pesantren Darul Amanah menggelar Talkshow Penulisan bersama Dody Mawardi pada Jumat (16/1). Kegiatan ini mengangkat tema bahwa kemampuan berbicara dan menulis buku memiliki peran yang sama penting dalam dunia komunikasi dan dakwah.

Dalam suasana dialogis dan interaktif, Dody Mawardi menyampaikan bahwa berbicara dan menulis sejatinya adalah dua keterampilan yang saling melengkapi. “Apa yang kita sampaikan lewat lisan bisa menggerakkan orang secara langsung, sementara tulisan—terutama buku—menjadi jejak gagasan yang bertahan lama,” ungkapnya di hadapan para santri dan guru.

Dody Mawardi merupakan penulis profesional yang telah menghasilkan lebih dari ratusan judul buku dan memiliki cita-cita menulis 1.000 judul buku sepanjang hidupnya. Ia juga aktif di berbagai bidang komunikasi, mulai dari penulisan profesional, co-writer, dan ghostwriter, jurnalistik, penyiaran, pengajar, pelatih, pembicara, MC, hingga wirausaha. Seluruh peran tersebut berakar dari latar belakang pendidikannya sebagai lulusan Ilmu Komunikasi.

Dalam talkshow tersebut, Dody menekankan bahwa santri perlu melatih keberanian berbicara sekaligus kedisiplinan menulis. Menurutnya, gagasan yang disampaikan secara lisan akan semakin kuat ketika dituangkan dalam bentuk tulisan dan dibukukan.
“Kalau berbicara itu menyentuh hari ini, maka menulis buku menyentuh masa depan,” tegasnya.

Para peserta tampak antusias mengikuti jalannya talkshow. Diskusi berlangsung hidup dengan berbagai pertanyaan seputar teknik berbicara di depan umum, cara mengubah materi ceramah menjadi tulisan, hingga proses menulis buku dari pengalaman pribadi.

Pimpinan Pondok Pesantren Darul Amanah KH. Mas’ud Abdul Qodir menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. Ia berharap para santri mampu menjadi komunikator yang utuh: fasih berbicara, terampil menulis, dan mampu menyebarkan nilai-nilai kebaikan melalui lisan maupun tulisan.

Melalui talkshow ini, Pondok Pesantren Darul Amanah menegaskan komitmennya dalam membangun budaya literasi dan komunikasi yang seimbang, sehingga santri tidak hanya piawai menyampaikan pesan di mimbar, tetapi juga mampu mengabadikannya dalam karya tulis dan buku yang bermanfaat bagi umat dan bangsa.

ARTIKEL TERKAIT