ARTIKEL
Dukung Ekoteologi, Santri dan Guru MTs Darul Amanah Mengikuti Penanaman 4000 Bibit Pohon Serentak di Kabupaten Kendal
SUKOREJO, KENDAL – Dalam rangka mengimplementasikan Program Prioritas Kementerian Agama (Asta Protas) tahun 2025-2029, Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kabupaten Kendal menggelar aksi nyata peduli lingkungan melalui penanaman 4.000 pohon. Kegiatan yang mengusung tema penguatan ekoteologi ini dilaksanakan secara serentak pada Kamis pagi, 18 Juni 2026.
Gerakan pelestarian alam ini diikuti oleh jajaran pegawai di lingkungan Kankemenag Kendal, perwakilan KUA se-Kabupaten Kendal, sekolah dan madrasah se- Kabupaten Kendal dan juga jajaran kelompok tani dan komunitas pelestari lingkungan. Mendukung penuh kegiatan tersebut, Guru dan Santri dari MTs Darul Amanah serta Pondok Pesantren Darul Amanah juga turut ambil bagian secara aktif dalam proses penanaman yang berlangsung. Hal ini menunjukkan sinergi yang kuat antara birokrasi, akademisi, dan santri dan masyarakat dalam menjaga ekosistem bumi.
“MTs Darul Amanah sangat mendukung penuh kegiatan penanaman 4.000 pohon ini sebagai ajang edukasi bagi santri mengenai penerapan Ekoteologi dalam kehidupan sehari hari dan juga bentuk komitmen MTs Darul Amanah sebagai sekolah Adiwiyata Provinsi,” kata Badrudin, S.Pd.I selaku kepala MTs Darul Amanah.
Aksi hijau ini tersebar di tiga wilayah strategis Kabupaten Kendal, yaitu Desa Pakis (Kecamatan Limbangan), Desa Genting Gunung (Kecamatan Sukorejo), dan kawasan Muara Kencan di Desa Margosari (Kecamatan Cepiring).
Jenis bibit yang ditanam pun telah disesuaikan secara khusus dengan karakteristik tanah dan kebutuhan masyarakat setempat hasil survei bersama Dinas Lingkungan Hidup. Untuk guru dan santri MTs Darul Amanah sendiri mengikuti kegiatan yang berlokasi di Desa Genting Gunung. Jenis tanaman yang dipilih adalah jenis kopi arabica dan alpukat pluwang. Jenis tanaman ini dipilih sesuai dengan kebutuhan masyarakat sekitar.
Rangkaian acara dimulai sejak pukul 06.30 WIB dengan titik kumpul di KUA terdekat sebelum para peserta berangkat bersama-sama menggunakan sepeda motor menuju lokasi penanaman.
Upacara pembukaan secara resmi dipusatkan di lokasi utama yang diisi dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, laporan ketua panitia, serta pengarahan langsung oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kendal.
Seluruh jalannya acara dipantau dan disiarkan secara langsung melalui live streaming Zoom di ketiga titik lokasi oleh tim dokumentasi. Selain itu, demi memastikan keberlanjutan program, setiap pohon yang ditanam langsung difoto dan dicatat titik koordinatnya untuk kemudian diintegrasikan ke dalam aplikasi pemetaan ArcGIS.
Melalui gerakan penanaman pohon berbasis ekoteologi ini, diharapkan kelestarian lingkungan di Kabupaten Kendal dapat terus terjaga sekaligus memberikan dampak ekonomi positif bagi masyarakat sekitar.
