May 242013
 

TashehSukorejo/da.com- Pondok Pesantren Darul Amanah merupakan salah satu dari berbagai lembaga pendidikan keagamaan yang menggunakan metode Qiro’ati untuk mengajarkan belajar membaca Al- Qur’an dengan baik dan benar. Selain metode Qiro’ati ini diajarkan kepada santri, khusus para santri kelas 6 TMI mereka diberi pengajaran tentang bagaimana mestinya mengajar Qiro’ati. Mereka diberi pelatihan tentang cara mendirikan TPQ, cara mengelolanya dan cara mengajar dengan metode Qiro’ati. Hal ini bertujuan agar ketika lulus nanti mereka siap dan sudah bisa jika diminta untuk menjadi guru Qiro’ati di masyarakat. Dalam metode ini, seseorang akan syah menjadi guru TPQ atau Qiro’ati jika telah dinyatakan lulus dalam Ujian Tashih. Ujian Tashih merupakan salah satu cara untuk mengetahui kemampuan, sudah layakkah untuk menjadi guru TPQ . Kegiatan tashih ini dilaksanakan 2 gelombang, gelombang pertama telah dilaksanakan pada Desember lalu, untuk gelombang kedua dilaksanakan pada hari Rabu ( 22/05) kemarin dengan peserta Ujian dari para santriwan dan santri putri kelas 6 TMI yang pada gelombang satu belum lulus atau belum mengikuti, beserta dewan asatidz dan ustadzah yang belum mengikuti Tashih Qiro’ati. Tim penguji dlaam Tashih 2 ini masih sama dengan Tashih pertama yaitu dari Korcab. Selain Tashih Qiro’ati, bagi para santri kelas 6 TMI juga mendapatkan Metodologi atau pelatihan metode Qiro’ati 2 sebagai lanjutan Metodologi 1 yang dilaksanakan pada hari Kamis ( 23/05) dengan materi Jilid 4, 5, 6 dan Ghorib oleh KH. Ibnu Mas’ud Al- Khafidz dari Korcab Kendal.

Sorry, the comment form is closed at this time.