Dec 262017
 

Liburan Santri pondok pedantren da Pesantren Darul Amanah Sukorejo, Kendal, Semarang, Jawa Tengah, Indonesia, Pesantren Terbaik di Indonesia, Pondok Pesantren Terbaik Sejawa dan Bali, Pondok Pesantren Terbaik di Jawa Tengah, Pondok Pesantren Terbaik di Kendal, Pondok Pesantren Terbaik di Semarang, Pondok Modern Darul Amanah, Pondok Modern Terbaik, Pondok Modern Gontor, Pondok Pesantren Alumni Gontor, Gontor Jawa Timur, Pondok Modern Terbaik, Kurikulum TMI, Pesantren Salafi, Pembelajaran Selama 24 Jam.

“Libur adalah mengganti satu pekerjaan dengan pekerjaan yang lain” begitu kira-kira kalimat yang selalu di sampaikan oleh Pimpinan Pondok Pesantren Darul Amanah, KH. Mas’ud Abdul Qodir, kepada semua santri setiap menjelang liburan, termasuk saat pembekalan santri sebelum liburan semester gasal Sabtu (16/12) kemarin. Kalimat tersebut menjadi sangat dinantikan oleh santri, sebab kalimat tersebut menjadi pertanda bahwa liburan akan tiba sebentar lagi.

Kalimat yang selalu disampaikan Abah yai ini sebenarnya menjadi pengingat bagi semua santri bahwasanya liburan bukan berarti kita libur juga untuk belajar, atau malah lembur tidur. Namun liburan menjadi salah satu bagian dari pembelajaran seorang santri untuk bagaimana mengamalkan pelajaran-pelajaran yang sudah didapatkan di Pondok Pesantren, di rumah dan di masyaraakat.

Selain menyampaikan kalimat tersebut, Abah yai juga menyampaikan banyak pesan kepada santri mengenai apa saja yang harus dilakukan saat di rumah. Seperti tidak boleh manja kepada orang tua atau minta dilayanai orang tua, namun kitalah yang harusnya bisa melayani orang tua saat di rumah.

Bagian pengasuhan sebagai orang tua pemantau santri di pondok juga memberikan wejangan-wejangan yang harus tetap di pegang santri saat di rumah selama liburan. Wejangan tersebut berkenaan dengan adab seorang santri selam adi rumah, seperti tidak boleh hanya main motor atau bahkan bermain hingga lupa waktu.

Pemantauan santri selama di rumah oleh orang tua menjadi satu bagian penting dalam proses pembelajaran santri, sebab pengawasan untuk menuju kepribadian yang benar-benar disiplin harus dilaksanakan secara terus menerus dan bukan hanya selama berada di pesantren atau lembaga pendidikan lainnya. Disinilah peran orang tua sangat penting untuk ikut serta membentuk karakter santri yang lebih baik lagi

 Posted by at 4:20 am